Jumat, 18 Agustus 2017

Ridho Ficardo Ramah Tamah dengan Paskibraka Provinsi Lampung

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menggelar malam Ramah Tamah dengan Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Lampung, Kamis (17/08/2017) malam.

Acara yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Lampung tersebut turut di hadiri oleh Wakil Gubernur, Danrem 043/Gatam, dan Kapolda Lampung.

Ridho Ficardo berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka, agar menjadikan diri mereka sebagai tauladan yang sesungguhnya. Bukan hanya sebagai Paskibraka, tapi nilai-nilai Paskibraka harus terpatri didalam diri dan kehidupan sehari-hari. Hal Ini yang selalu dipesankan oleh Gubernur Ridho kepada anak-anak Paskibraka Provinsi Lampung.

Ridho juga mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang telah dicapai oleh Pasukan Paskibraka Provinsi Lampung.

"Dari mulai upacara pengibaran sampai penurunan bendera, semua berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti. Selama saya menjabat menjadi Gubernur, tahun ini adalah yang terbaik." tuturnya bangga.

Gubernur Ridho berpesan pada seluruh Paskibraka Provinsi Lampung agar tidak menjadi sombong atas prestasi yang telah dicapai. Para anggota Paskibraka harus berlaku ramah dan santun serta menjadi suri teladan bagi sesama di lingkungannya masing-masing.

"Dengan begitu banyaknya tahapan, tempaan yang dilalui, jangan menjadi sombong, jangan merasa lebih baik dari yang lain. Justru sebagai Paskibraka harus bersikap rendah hati, dan menjadi tauladan bagi sesama" tegasnya

Muhammad Habibi Dari SMAN 3 Kotabumi menyatakan bangga dan bersyukur bisa menjadi bagian dari Paskibraka Provinsi Lampung 2017. Pesan Habibi kepada rekan-rekannya adalah agar tali silaturahmi jangan sampai terputus

Sementara itu Dimas Bagus, Komandan Pasukan Pengawal Paskibraka, menyatakan banyak yang didapat selama kegiatan. Terutama dalam menyamakan langkah, karena berasal dari kesatuan yang berbeda-beda

Dalam acara ramah tamah tersebut, Gubernur Ridho juga berkesempatan memberikan bingkisan dan cinderamata kepada seluruh anggota Paskibraka Provinsi Lampung.



Ridho Ficardo Berikan Remisi Kepada 519 Anak Didik Pemasyarakatan

 


Gubernur Lampung Ridho Ficardo memberikan remisi kepada 416 anak didik pemasyarakatan dan 103 orang yang langsung bebas, di lapas kelas I Rajabasa Bandar Lampung, Kamis (17/08/2017) siang, usai mengikuti upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72.

Penyerahan remisi ini dihadiri pula oleh Wakil Gubernur Bachtiar Basri dan sejumlah pimpinan Forkopimda Lampung. 

"Pemberian remisi kepada para narapidana atau anak didik lembaga permasyarakatan bertujuan untuk membawa kembali para narapidana ke tengah-tengah masyarakat. Remisi juga dapat meminimalisir dampak negatif di dalam lapas seperti over kapasitas, gangguan keamanan, pelarian, kerusuhan dan perkelahian." Jelas Ridho.

 "Ini adalah sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang telah memenuhi persyaratan." katanya

“Pemberian remisi merupakan salah satu program pembinaan sehingga para narapidana dapat menyesuaikan di masyarakat dan berperan serta dalam program-program pembangunan." pungkas Ridho

Sementara itu Kepala Kemenkumham Lampung, Bambang Haryono berharap dengan penyerahan remisi permasalahan di lapas bisa segera terselesaikan, diantaranya adalah over kapasitas tahanan.

Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo Pimpin Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-72


"Jatuh bangunnya perjuangan Bangsa Indonesia diawali dengan segenap masyarakat di Nusantara dengan seluruh tumpah darahnya dan dengan sebegitu besar pengorbanan pendahulu kita, tidak boleh kita sia-siakan dalam rangka mengisi kemerdekaan."Ujar Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo setelah mengikuti upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 di Lapangan Korpri, Bandar Lampung, Kamis (17/08/2017) pagi

Pada upacara yang berlangsung dengan hidmat tersebut Gubernur Ridho bertindak sebagai inspektur upacara, adapun Komandan upacara yang bertugas adalah Letkol CPL MM Tri Handata SPd.

Gubernur Ridho mengungkapkan bahwa sudah menjadi tugas Pemerintah Provinsi Lampung dengan segenap kekuatan seluruh kabupaten/kota untuk mengisi kemerdekaan sesuai dengan tujuan nasional, yaitu menciptakan masyarakat yang adil makmur dan sejahtera, mengisi pembangunan bersama Forkopimda provinsi Lampung, dan menjaga soliditas, yang tujuannya adalah menjaga bingkai kesatuan Negara Republik Indonesia.

Dalam upacara yang dihadiri oleh jajaran forkopimda, TNI, Polri, FKPPI, Ormas Masyarakat, dan Veteran tersebut dimulai dengan pertunjukan socio drama perjuangan pahlawan Radin Inten II, dan dimeriahkan dengan paduan suara dari SMA Negeri 2 Bandar Lampung.

Pak Hansori salah seorang veteran tahun 70an, berharap generasi sekarang harus lebih mempunyai semangat yang lebih tinggi. Beliau juga mengapresiasi progres pembangunan yang gencar dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung di bawah pimpinan Gubernur M.Ridho Ficardo.

Pada upacara tersebut Gubernur Ridho memberikan Piagam Penghargaan kepada peduli zakat, yaitu

1. Ka Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, sebagai pembina dan motivator terbaik zakat, infaq dan sodaqoh
2. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, sebagai motivator terbaik pengumpul zakat, infaq dan sodaqoh
3. Bupati Lampung Selatan, atas prestasinya sebagai pembina dan motivator terbaik pengumpulan zakat, infaq dan sodaqoh
4. Walikota Bandar Lampung, sebagai pembina dan motivator terbaik pengumpulan zakat, infaq dan sodaqoh
5. Ir.H. Mahfud Santoso MM, sebagai penyetor zakat, infaq dan sodaqoh, melalui badan amil zakat Nasional Provinsi Lampung sebesar 100jt
6. Bupati Lampung Barat dan badan amil zakat nasional lampung barat atas prestasinya sebagai pembina dan motivator terbaik dan atas prestasinya sebagai pengumpul terbaik dan pendistribusian tepat sasaran
7. Direktur bank lampung sebagai motivator terbaik untuk penyetoran zakat, infaq dan sodaqoh
8. Badan amil zakat nasional lampung selatan, atas prestasinya sebagai pengumpul terbaik dan pendistribusian tepat sasaran
9. Yuni siswanti sebagai penyetor zakat infaq dan sodaqoh melalu amil zakat nasional Provinsi lampung sebesar Rp.30.525.000
10. H.Rico Dezi Afrinsyah SE MM, sebagai penyetor zakat infaq dan sodaqoh melalui badan amil zakat nasional Provinsi Lampung sebesar 50jt
11. RS Urip sumoharjo Bandar Lampung sebagai penyetor zakat infaq dan sodaqoh melalui badan amil zakat nasional Provinsi Lampung sebesar Rp480jt
12. Bank muamalat lampung sebagai penyetor zakat infaq dan sodaqoh melalui badan amil zakat nasional Provinsi Lampung sebesar Rp.80jt

Gubernur M.Ridho Ficardo Hadiri Renungan Suci di Makam Pahlawan

Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo menghadiri upacara Apel Kehormatan dan renungan suci untuk mengenang jasa para pahlawan dalam peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-72 yang digelar di Taman Makam Pahlawan, Kedaton, Bandar Lampung, Kamis (17/08/2017) dini hari.

Upacara yang dipimpin oleh Inspektur Upacara Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Hadi Basuki S.Sos MM, tersebut turut dihadiri pula oleh Kapolda Lampung dan perwakilan pejabat unsur Forkopimda Provinsi Lampung, sesepuh Legiun Veteran, Organisasi Wanita, Pasukan TNI AD, AL, dan AU, Polda Lampung, FKPPI, Ormas, dan Pramuka.

Pada upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Gubernur Ridho menyatakan bahwa acara Apel Kehormatan dan Renungan suci ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur di medan juang.

Adapun para syuhada yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Tanjung karang, Bandar Lampung meliputi TNI Angkatan Darat 582 orang, TNI Angkatan Laut 25 orang, TNI Angkatan Udara 12 orang, Polri 32 orang, Perintis Kemerdekaan 2 orang, Pejuang 94 orang, Laskar 57 orang, dan Pahlawan tak dikenal 9 orang.

Sementara itu Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Hadi Basuki S.Sos MM sebagai Inspektur Upacara menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan para pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa.

Selasa, 15 Agustus 2017

Ridho Ficardo Terima Tanda Pengahargaan Orang Dewasa Melati Pramuka

Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Provinsi Lampung Ridho Ficardo menerima Tanda Penghargaan Orang Dewasa Melati (TPUD) Pramuka.

Tanda Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault kepada Ridho Ficardo pada acara Upacara Peringatan Hari Pramuka Raimuna Nasionasl XI 2017, di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta Timur, Senin (14/08/2017).

Selesai upacara, Kamabida Gerakan Pramuka Provinsi Lampung Ridho Ficardo, menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan Kontingan Pramuka asal Lampung.

Ridho Ficardo berpesan agar adik-adik Pramuka menjaga nama baik kontingen Lampung, menjaga kesehatan selama acara Raimuna, dan jaga kekompakan.

"Jangan adik-adik menjadi bagian dari masalah, namun jadilah bagian dari penyelesaian masalah.  Apa yg dimulai oleh kakak-kakak terdahulu membawa harum nama Lampung jangan sampai dirusak pada kontingen ini. ," Ridho Ficardo berpesan.

"Saya juga merupakan bagian dari Sangga Kerja (panitia pelaksana) Pemangku Adat Agung pada Raimuna Nasional ke 8 di Prambanan, Jogjakarta. Pada setiap kegiatan Raimuna nasional seperti sekarang ini, banyak membangkitkan kenangan saat saya masih aktif di Dewan Kerja Nasional." Ridho berbagi kenangan kepada kontingen Pramuka Lampung.

Sebelumnya, saat melepas keberangkatan kontingen  di rumah dinas Gubernur Lampung, Kamis (11/8/2017) malam, Ridho berpesan agar peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan semaksimal mungkin. Yaitu dengan membangun persahabatan dan jaringan dengan kontingen provinsi lain sebagai bekal untuk masa yang akan datang.

"Kalian adalah yang terbaik dari terbaik-terbaik yang ada di Provinsi Lampung. Saya ucapkan selamat, karena tidak semua Penegak Pandega dapat memperoleh kesempatan ini." Ucapnya saat melepas keberangkatan kontingen.




Peserta Raimuna XI Tahun 2017 dilepas Gubernur Lampung

 

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo yang juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Provinsi Lampung, melepas peserta Raimuna Nasional XI Tahun 2017 di rumah dinas Gubernur Lampung, Kamis (11/8/2017) malam

Acara berlangsung di Mahan Agung dan dihadiri oleh jajaran Kwarcab, Mabicab Kabupaten/kota Se-Provinsi Lampung. Gubernur Ridho menyampaikan selamat kepada seluruh peserta Raimuna Provinsi Lampung atas kesempatan yang diperoleh.

"Kalian adalah yang terbaik dari terbaik-terbaik yang ada di Provinsi Lampung. Saya ucapkan selamat, karena tidak semua Penegak Pandega dapat memperoleh kesempatan ini." katanya

Gubernur Ridho juga berpesan untuk selalu menjaga nama baik kontingen Provinsi Lampung, "Yang pertama dan paling utama adalah untuk selalu menjaga nama baik kontingen Provinsi Lampung. Kemudian menjaga kekompakan dan disiplin." paparnya

Gubernur Ridho juga berharap agar peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan semaksimal mungkin. Yaitu dengan membangun persahabatan dan jaringan dengan kontingen provinsi lain sebagai bekal untuk masa yang akan datang.

Sementara itu Agi Ridwanto, Ka Umpi dari Kwartir Cabang Lampung Tengah merasa bangga karena dilepas langsung oleh Kamabida yang sekaligus Gubernur Lampung. 

"Saya merasa bangga dan siap melaksanakan semua arahan Kak Ridho dalam menempuh kegiatan Raimuna 2017 di Cibubur." Tegasnya

Adapun perwakilan Raimuna dari Provinsi Lampung terdiri dari Pramuka Penegak dan Pandega dari 15 Kwartir Cabang, yang berjumlah 24 orang dari setiap cabang. Total 360 orang ditambah 2 orang pembina pendamping dan 2 orang tenaga kesehatan.

Yustin Ficardo: Didik Anak-anak dan Buat Mereka Tumbuh dengan Gembira

Bunda Anak Provinsi Lampung Yustin Ridho Ficardo mengajak anak-anak Lampung untuk bergembira dan bangga menjadi anak Indonesia, khususnya rasa bangga karena lahir, tumbuh, dan tinggal di Provinsi Lampung. Demikian diucapkannya saat memberi sambutan dalam Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2017 di GOR Saburai, Selasa (09/08/2017).

Yustin Ficardo menjelaskan, Lampung letaknya sangat strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera dan memiliki potensi alam yang melimpah.

"Oleh karena itu, kalian belajarlah dengan giat sehingga tumbuh menjadi anak yang cerdas, kreatif, mandiri, berprestasi dan berakhlak mulia." Imbau Yustin Ficardo.

Yustin Ficardo menegaskan, PRovinsi Lampung harus menjadi provinsi yang layak anak, dan untuk itu harus memenuhi hak-hak anak. "Hak anak untuk hidup tumbuh dan berkembang. Hak mendapatkan perlindungan dari kekerasan. Hak mendapatkan pendidikan. Dan hak didengar pendapatnya." Jelasnya

Dalam peringatan yang bertema "Saya Anak Lampung, Saya Gembira" ini, YUstin Ficardo mengingatkan bahwa peringatan Hari Anak 2017 ini menjadi momentum bagi kita semua untuk menumbuhkan kesadaran, kepedulian dan peran aktif masyarakat, dunia usaha, serta pemerintah, untuk menciptakan lingkungan yang berkualitas. Hal tersebut untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak anak, perlindungan serta tumbuh kembang anak secara optimal.

"Selain faktor masyarakat yang memberi pengaruh positif, juga ada sisi perlunya ketersediaan sarana dan prasarana belajar dan bermain untuk anak." Ujarnya.

"Syukur Alhamdulillah, hal ini juga menjadi salah satu perhatian utama dan komitmen Gubernur Lampung Ridho Ficardo. Berkat upaya beliau sebentar lagi akan dibangun sebuah Ruang Terbuka Hijau (RTH), Enggal Elephant Park. Lengkap dengan fasilitas yang menunjang aktivitas anak-anak hingga usia 18 tahun dan keluarga. Seperti wahana bermain anak, skate park, mini theatre, dan lain sebagainya." Jelas Yustin Ridho Ficardo.

"Anak-anak adalah masa depan kita. Mari kita didik mereka dan buat mereka tumbuh dengan gembira. Selamat Hari Anak Nasional." Tutup Yustin Ficardo.

Acara Peringatan Hari Anak Nasional di GOR Saburai ini turut dihadiri oleh Sekdaprov Lampung Sutono beseta istri, Ketua Komnas Anak Pusat Aries Merdeka Sirait, Fokorpimda Provinsi Lampung, Kepala Dinas PPdan KB kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, Lembaga Pemerhati Anak dan Perempuan, dan 5000an anak sekolah perwaikilan dari SD, SMP, SMA se-Provinsi Lampung.


Selasa, 01 Agustus 2017

Gubernur Lampung Buka Peluang Bagi Pebisnis Kopi

 
Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, diwakili Sekretaris Daerah Sutono, akan memberikan ruang serta peluang yang seluas-luasnya kepada pebisnis kopi. Pasalnya, Gubernur paham betul bahwa komoditas kopi robusta Lampung adalah salah satu branding yang bisa mengangkat nama provinsi berlambang Siger.

Selain dengan jenis kopi robusta-nya, sambung Sutono, saat ini jenis kopi fine robusta juga memiliki potensi yang bernilai tinggi dan segmennya belum terlalu banyak. "Melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) serta Lampung Segalow ini dicoba untuk dikembangkan. Dengan bisnis yang spesial ini diharapkan bisa membawa keberkahan masyarakat Lampung," kata Sutono, usai menghadiri seminar Coffee Business Meeting (CBM), di Pavilion Resto dan Cafe, Pahoman, Bandarlampung, Rabu (2/8).

Lanjutnya, dengan adanya seminar CBM yang membahas jenis fine robusta, diharapkan hasilnya ikut dipasarkan ke seluruh cafe dan outlet yang ada. "Pada dasarnya, cita rasa fine robusta itu berbeda sekali dengan jenis kopi yang lain. Jadi bagi penikmat kopi berat ini akan sangat berbeda," ucapnya.

Mantan Kepala Dinas Perkebunan Lampung ini juga mengatakan, dengan demikian ini menandakan bahwa Gubernur telah membuat gerakan inovasi daerah, agar ada program-program yang ditingkatkan seperti halnya kopi. "Tahun lalu saya mewakili Gubernur di Kemeristekdikti di Jakarta, dan hasilnya inovasi yang dikembangkan Gubernur Ridho mendapat juara 2. Ini yang mesti masyarakat paham, dan sekarang ini adalah segmen yang keuntungannya diambil pengusaha," urainya.

Selain daripada itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga akan memberikan sertifikat kepada para petani kopi. "Ini juga salah satu bentuk perhatian Gubernur untuk para petani kopinya," tandasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung, Dessy Desmaniar Romas, menjelaskan, komitment dalam mengangkat taraf kehidupan petani kopi Robusta. Minimal, melalui event ini dapat memutus mata rantai pasar. Dalam artian, petani bisa melakukan kontak langsung dengan pembeli.

Menurut Dessy, ini tak hanya meningkatkan posisi tawar petani, sekaligus kesempatan petani belajar mengetahui selera dan kebutuhan pembeli. Sehingga hukum pasar pun berlaku, produk yang berkualitas, pada akhirnya yang dicari dan dibutuhkan konsumen.

Untuk diketahui, dalam dua hari kedepan, Pemerintah Provinsi Lampung, menggelar CBM. Tak sedar event bisnis, tetapi juga dikemas secara kreatif oleh creative branding organizer MB Communication dan Lampung Segalow sehingga berkesan rekreatif dan edukatif.

Di hari pertama (2 Agustus), diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) yang mengambol tema, Membidik Peluang Bisnis Fine Robusta Omset Ratusan Juta. Pembicara yang dihadirkan yaitu, Q Grader Robusta, Karjo Matajat, dengan tema Meningkatkan Kualitas Robusta Menjadi Fine Robusta, Tantangan dan Peluangnya.

Pranoto Soenarto (ahli kopi internasional) : Peta Kekuatan Fine Robusta dari Segi Cita Rasa. Moelyono Soesilo (Eksportir, CEO Taman Delta Indonesia) : Membuka Peluang Pasar Fine Robusta di tingkat domestik dan ekspor. Muhammad Aga (Barista Berprestasi, Pemilik Coffee Smith) : Peluang Fine Robusta di Industri Hilir Cafe. Tantangan Barista meracik kenikmatan Fine Robusta

Di hari kedua nanti, bertempat di Wisma AEKI, Liwa, kegiatan peserta dipegang langsung oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan  Provinsi Lampung. Mulai dari trekking perkebunan kopi kebun AEKI sambil mengedukasi peserta tentang kualitas kopi dan belajar fotografi yang humanis dengan obyek petani kopi. Kemudian berlanjut dengan sharing atau bertatap muka dengan petani, pebisnis kopi dan dinas.