Implementasi Program Strategis Pupuk Hayati Cair (PHC) di Provinsi Lampung: Analisis Dampak Ekologis, Ekonomis, dan Keberlanjutan Pertanian
Abstrak Penggunaan pupuk anorganik secara masif dan berkepanjangan pada sektor pertanian telah memicu degradasi kualitas tanah dan ketergantungan ekonomi petani di Provinsi Lampung. Sebagai respon atas tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung mengintervensi melalui program strategis pemanfaatan Pupuk Hayati Cair (PHC) . Artikel ini menganalisis secara komprehensif implementasi PHC, mekanisme kerja biostimulan di dalamnya, serta berbagai keuntungan ekologis, fisiologis, dan ekonomis yang ditimbulkannya. Hasil studi menunjukkan bahwa PHC mampu mengembalikan kesuburan biologi tanah melalui pemulihan konsorsium mikrobioma rizosfer, meningkatkan efisiensi penyerapan hara (N, P, K), serta efisiensi penggunaan pupuk kimia sintetis sebesar 20% hingga 50%. Selain meningkatkan hasil panen ( yield ), program ini berdampak positif terhadap efisiensi biaya input pertanian dan ketahanan tanaman terhadap stres lingkungan. Penerapan PHC merupakan instrumen transformasi menuju pertanian berkela...