Sabtu, 28 Mei 2016

CICAK NGUNTAL BOYO

ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO
INI CERITA NEGERI BEDEBAH
PEMIMPINYA HIDUP MEWAH
TAPI RAKYATNYA MAKAN SUSAH
HASIL DARI MENGAIS SAMPAH
DI NEGERI PARA BEDEBAH
YANG BAIK DAN BERSIH BISA SALAH
KEBOHONGAN ITU LUMRAH
RAKYAT KECIL HANYA BISA PASRAH
BUBRAH! PARAH!
BUBRAH! PARAH! BUBRAH!
ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO
RAKYAT MENCARI PIMPINAN
KETEMUNYA JURAGAN
RAKYAT MENCARI IMAM, YA IMAM
KETEMUNYA TUAN
MAKA JANGAN-LAH JANGAN HERAN
JIKA ADA MAFIA DI PERADILAN
JUAL BELI PASAL DAN HUKUMAN
YANG KUAT BAYAR PASTI MENANG
KATANYA JAMAN SUDAH REFORMASI
TAPI HUKUM MASIH BISA DIBELI
JADI BARANG DAGANGAN, OBYEK KORUPSI
NGGAK PUNYA MALU DAN HARGA DIRI
KALIAN KIRA SELAMANYA RAKYAT KITA BODOH
JIKA RAKYAT MARAH TIRANI PASTI AKAN ROBOH!
ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO
BIBIT ITU TUNAS
CANDRA ITU SINAR
YANG MENJADI SIMBOL
TEGAKNYA KEADILAN
LANGKAH KECIL TELAH DIMULAI
DARI BAYI BERNAMA DEMOKRASI
KEADILAN TAK BISA DITAWAR LAGI
KEPASTIAN HUKUM ADALAH HARGA MATI
MUNGKIN KITA CAPEK REVOLUSI
MUNGKIN KITA BOSAN DEMONSTRASI
TAPI JANGAN PERNAH BERHENTI
PALING TIDAK TUNJUKAN RASA PEDULI
UNTUK INDONESIA YANG KITA CINTAI
ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO

(HJF)

Senin, 23 Mei 2016

ADVOKASI PENINGKATAN PENCAPAIAN PROGRAM GIZI

Dinas kesehatan kabupaten Lampung Utara mengadakan kegiatan Advokasi Peningkatan Pencapaian Program Gizi di Aula Tapis Pemda pada tanggal 24 Mei 2016. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Setdakab Lampung Utara, Direktur Bina Gizi Kemenkes, Anggota DPRD, Plt. Kadis Kesehatan, Kepala Santer, Camat, PKK dan Organisasi Profesi.

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh SDM sedangkan cara meningkatkan SDM salah satunya adalah dengan peningkatan gizi. Peningkatan gizi di Lampung Utara terus digalakkan ditandai dengan penurunan kasus gizi buruk dari tahun ke tahun.

Sedangkan dalam paparannya Direktur Gizi Kemenkes menyampaikan bahwa gizi tidak hanya erat dengan dunia kesehatan, gizi juga berkaitan dengan bidang lain seperti pertanian. Perbaikan pangan menuju masayarakat dan perseorangan yang sehat, aktif dan produktif.

Konsep berfikir selama ini perlu dirubah dengan membalik mind set para penyedia pangan. Selama ini petani cenderung mengkonsumsi barang sortir mutu kurang baik sedangkan produk yang bermutu baik dijual kepada konsumen. Dengan kondisi ini gizi petani dan keluarga menjadi buruk.






Minggu, 22 Mei 2016

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN

Sering kita menyampaikan kepada anak kita agar tidak menjadi seorang pemarah namun kita gampang sekali menghardik pengemudi yang hampir menabrak kendaraan kita. Beberapa kali kita melarang anak agar tidak berlaku curang tetapi kita dengan santainya menerobos lampu merah. Bisa juga kita melarang anak untuk tidak tertib tetapi kita ingin mendahului orang yang sudah antri pada saat membayar pajak.
Tanpa disadari kejadian-kejadian tersebut dilakukan dihadapan anak-anak kita. Kegiatan tersebut berulang dan terus berulang sehingga terekam dalam memori sang anak. Dengan keterbatasan daya eksplorasinya, anak cenderung menafsirkan kejadian tersebut sebagai sesuatu yang biasa dan tidak ada salahnya untuk dilakukan olehnya. Mungkin saja kita punya alasan khusus untuk marah, untuk menerobos lampu merah atau untuk menyerobot antrian. Akan tetapi pernahkah kita berfikir bahwa anak akan meniru prilaku buruk tersebut yang dicontohkan oleh orangtuanya. 
Tidak heran saat ini banyak anak-anak yang gampang menjadi pemarah karena ia ditontonkan kekerasan. Anak menjadi seorang ringan tangan karena di dalam rumahnya sering terjadi pertengkaran keluarga. Atau anak menjadi seorang pencuri karena orang tuanya tidak pernah melarang sang anak mengambil sendiri uang dalam kantong celana si Ayah. Perilaku negatif semakin banyak ditampilkan oleh media massa walaupun tujuan utamanya bukan untuk mencontohkan aksi-aksi tersebut.
Beberapa orang beranggapan bahwa keburukan yang terjadi pada sang anak adalah warisan dari orangtuanya. Wajar saja Si “A” mencuri karena orangtuanya perampok. Tidak heran Si “B”  tukang mabuk karena orangtuanya penjual minuman keras. Namun menurut John Watson seorang yang dikenal sebagai pendiri aliran behaviorisme  di Amerika Serikat  tidak mempercayai adanya unsur heriditas (keturunan) sebagai penentu perilaku. Perilaku manusia adalah unsur pembelajaran sehingga sangat ditentukan oleh faktor eksternal. Perubahan perilaku berdasarkan pembelajaran dalam kelompok behaviorisme ini memandang human sebagai produk lingkungan. Akibatnya sebagian besar lingkungan menekankan perubahan maka  besar pula perubahan perilaku seseorang.
Semua orang tua meninginkan anaknya menjadi seorang yang sukses. Sukses tersebut bisa diartikan menjadi seorang dokter jika orangtuanya dokter atau yang menginginkan anaknya menjadi seorang dokter. Menjadi seorang PNS bagi orang tua yang PNS. Menjadi tentara/Polisi untuk orangtua yang TNI/Polisi. Namun suatu ketika ada orang tua yang berprofesi sebagai seorang PNS yang menduduki jabatan  penting di suatu instansi memiliki tiga orang anak. Dua diantara anaknya menjadi seorang Dokter dan Polisi sedangkan satu anaknya hanya disibukkan dengan bermain gitar. Orang tua tersebut tentunya akan membandingkan antara anak-anaknya. Menurut orang tuanya, tingkat kesuksesan si pemain gitar ini pasti berada di bawah level Dokter dan Polisi. Sang anak selalu dijejali dengan kesuksesan semu yang diinginkan oleh orangtuanya tanpa memperhatikan kemamuan anak. Pada akhirnya banyak anak yang frustasi dengan pola pikir orangtua yang demikian.
Suatu ketika kita ingin anak kita diterima di sekolah favorit. Setelah dilaksanakan tes penyaringan bagi siswa baru, anak kita tidak lolos karena nilai di bawah standar yang telah ditentukan. Tetapi karena sudah menjadi  tekad orang tua atau keinginan sang anak maka orang tua tersebut berusaha untuk menemui kepala sekolah atau siapapun yang dapat menjamin anaknya bisa diterima. Akhirnya anak tersebut lulus dan diterima disekolah pilihan. Seiring berjalannya waktu si anak ingin diterima di kelas RSBI akan tetapi kalah bersaing dengan teman-temanya. kembali lagi orangtuanya datang menemui pihak sekolah. Kemudahan-kemudahan instan tersebut selalu diberikan kepada sang anak hingga ia bawa dalam dunia kerja. Paling tidak dia akan mengaplikasikan kemudahan negatif dalam kehidupan nyatanya.
Contoh-contoh tersebut begitu menggelitik kehidupan kita. Orang bijak mengatakan “Dari pohon mangga jangan diminta buah rambutan, tetapi jadikan setiap pohon menghasilkan buah yang manis”. Jangan pernah mengangap kesuksesan dari profesi semu yang pernah dicapai oleh sekeliling kita. Sehingga kita beranggapan bahwa pekerja seni bukanlah bagian dari profesi yang dianggap sukses. Dan yang lebih penting bagaimana memberi contoh pada anak-anak agar mereka tidak meniru prilaku buruk yang  kita lakukan. Berusaha menjaga lingkungan agar tidak merusak tanaman kebaikan yang telah orangtua ajarkan pada anaknya. Tidak mungkin kita merubah dunia jika tidak merubahnya dari diri sendiri.
             Berusahalah untuk menjadi orang yang bisa mengubah dunia dengan memulainya dari mengubah diri sendiri. Perubahan tersebut tentunya tidak serta merta dapat kita nikmati saat ini, namun yang terpenting dengan perubahan tersebut anak cucu kita bisa mengambil manfaat dari perubahan itu. Sama halnya dengan para pahlawan yang berjuang melawan penjajah. Bahkan diantara mereka banyak yang tidak sempat menikmati kemerdekaan.

TUGAS PERANGKAT KECAMATAN SUNGKAI JAYA

SEKRETARIS KECAMATAN MEMPUNYAI TUGAS :
a.  Penyusunan rencana kegiatan Kecamatan;
b.  Pengelolaan administrasi keuangan;
c.   Pengelolaan administrasi kepegawaian, ketatausahaan, organisasi dan tata laksana;
d.  Pengelolaan administrasi perlengkapan dan perbekalan;
e.  Pengelolaan urusan rumah tangga dan keprotokolan.

RINCIAN TUGAS KEPALA SUB BAGIAN  KEUANGAN SEBAGAI BERIKUT :
1.  Menyiapkan bahan penyusunan pembukuan dan perhitungan anggaran;
2.  Melaksanaan verifikasi terhadap bukti pengeluaran/surat pertanggungjawaban keuangan;
3.  Melaksanakan penyiapan bahan dan penyelenggaraan pembinaan administrasi keuangan dan perbendaharaan;
4.  Menyiapkan bahan usulan pengangkatan/pemberhentian pejabat pengguna anggaran, atasan langsung bendaharawan dan bendaharawan;
5.  Menyiapkan bahan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran;
6.  Menyiapkan bahan evaluasi dan pelaporan akuntabilitas kinerj pemerintah (lakip), laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ), penetapan kinerja dan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD);
7.  Melaksanakan tugas lain yag diberikan atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


RINCIAN TUGAS KEPALA SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN :
1.   Melaksanakan pengelolaan administrasi penyusunan formasi pegawai meliputi formasi kebutuhan kenaikan pangkat, pemberhentian/ pemindahan wilayah pembayaran gaji;
2.   Melaksanakan pengelolaan adminstrasi usulan mutasi pegawai meliputi peningkatan status, pengangkatan dalam pangkat, pemberhentian dan pensiun;
3.   Melaksanakan pengelolaan administrasi usul penyelesaian kartu pegawai, kartu isteri/ suami, asuransi kesehatan, tabungan pensiun, cuti, kenaikan gaji berkala dan pemberian penghargaan;
4.   Menyiapkan bahan pedoman dan pengembangan kinerja pegawai;
5.   Menyiapan laporan pelaksanaan kegiatan sub bagian kepegawaian;
6.  Melaksanakan tugas lain yag diberikan atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

RINCIAN TUGAS KEPALA SUB BAGIAN UMUM :
1.   Melaksanakan ketatausahaan, pengembalian, pengiriman, pencatatan, penarikan dan pengendalian serta menyusun arsip;
2.   Mengatur penyediaan dan distribusi alat tulis kantor;
3.   Menyelenggarakan urusan rumah tangga kecamatan, kebersihan, keamanan dan perawatan kantor, pengaturan penggunaan ruang rapat, rumah dinas dan kendaraan dinas;
4.   Melaksanakan pengelolaan administrasi barang inventaris, rencana kebutuhan, pengadaan, penomoran, penyimpanan, penggunaan, perawatan dan pendistribusian barang inventaris;
5.   Membantu kegiatan kehumasan dan keprotokolan;
6.   Meyiapkan bahan penyusunan organisasi dan tata laksana sekretariat;
7.   Mengoordinasikan penyiapan bahan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan;
8.  Melaksanakan tugas lain yag diberikan atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

RINCIAN TUGAS KEPALA SEKSI PEMERINTAHAN
1.  Menyiapkan bahan penyusunan perencanaan pedoman dan kebijakan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan umum, desa/kelurahan, administrasi kependudukan dan catatan sipil, sosial ideologi negara, organisasi kemasyarakatan dan lembaga kemasyarakatan dalam lingkup Kecamatan;
2.  Menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan, bimbingan, pemantauan pengendalian dan fasilititasi penyelenggaraan pemerintahan umum desa/ kelurahan administrasi kependudukan dan catatan sipil, sosial ideologi negara, organisasi kemasyarakatan dan lembaga kemasyarakatan dalam lingkup Kecamatan;
3.  Melaksanakan evaluasi dan monitoring terhadap pemerintahan umum desa/ kelurahan administrasi kependudukan dan catatan sipil, sosial ideologi negara, organisasi kemasyarakatan dan lembaga kemasyarakatan dalam lingkup Kecamatan;
4.  Menyiapkan bahan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan seksi pemerintahan;
5.  Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

RINCIAN TUGAS KEPALA SEKSI PEMBANGUNAN :
1.  Menyiapkan bahan penyusunan perencanaan, pedoman dan kebijakan pembinaan perekonomian masyarakat desa/kelurahan, produksi, distribusi, usaha kecil, koperasi, perbankan, perkreditan, lingkungan hidup, pembangunan masyarakat desa/kelurahan, fasilitas umum, pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, kehutanan, usaha informasi dalam lingkup Kecamatan;
2.  Menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan, bimbingan, pemantauan, pengendalian dan fasilitasi penyelenggaraan perekonomian masyarakat desa/kelurahan, produksi, distribusi, usaha kecil, koperasi, perbankan, perkreditan, lingkungan hidup, pembangunan masyarakat desa/kelurahan, fasilitas umum, pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, kehutanan, usaha informasi dalam lingkup Kecamatan;
3.  Melaksanakan evaluasi dan monitoring terhadap penyelenggaraan perekonomian masyarakat desa/kelurahan, produksi, distribusi, usaha kecil, koperasi, perbankan, perkreditan, lingkungan hidup, pembangunan masyarakat desa/kelurahan, fasilitas umum, pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, kehutanan, usaha informasi dalam lingkup Kecamatan;
4.  Menyiapkan bahan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan seksi pembangunan;
5.  Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.



RINCIAN TUGAS KEPALA SEKSI KESEJAHTERAAN RAKYAT :
1.  Menyiapkan bahan penyusunan, perencanaan, pedoman dan kebijakan pembinaan pelayanan bantuan sosial, kepemudaan, peranan wanita, olahraga, keagamaan, pendidikan, kebudayaan serta kesehatan masyarakat dan keluarga berencana;
2.  Menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan, bimbingan, pemantauan, pengendalian dan fasilitasi penyelenggaraan  pelayanan bantuan sosial, kepemudaan, peranan wanita, olahraga, keagamaan, pendidikan, kebudayaan serta kesehatan masyarakat dan keluarga berencana;
3.  Melaksanakan evaluasi dan monitoring terhadap penyelenggaraan  pelayanan bantuan sosial, kepemudaan, peranan wanita, olahraga, keagamaan, pendidikan, kebudayaan serta kesehatan masyarakat dan keluarga berencana;
4.  Menyiapkan bahan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan seksi kesra;
5.  Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


RINCIAN TUGAS KEPALA SEKSI KETERTIBAN UMUM DAN LINMAS
1.  Menyiapkan bahan penyusunan, perencanaan, pedoman teknis di bidang penertiban, polisi pamong praja dan melaksanakan program pembinaan umum dan perizinan serta pelaksanaan peningkatan sumber daya manusia satuan perlindungan masyarakat di lingkup kecamatan;
2.  Menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan, bimbingan, pemantauan, ppengendalian dan fasilitasi penyelenggaraan penertiban, polisi pamong praja dan melaksanakan program pembinaan umum dan perizinan serta pelaksanaan peningkatan sumber daya manusia satuan perlindungan masyarakat di lingkup kecamatan;
3.  Melaksanakan evaluasi dan monitoring terhadap penyelenggaraan penertiban, polisi pamong praja dan melaksanakan program pembinaan umum dan perizinan serta pelaksanaan peningkatan sumber daya manusia satuan perlindungan masyarakat di lingkup kecamatan;
4.  Menyiapkan bahan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan seksi tibum dan linmas;
5.  Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

RINCIAN TUGAS KEPALA SEKSI PENANGGULANGAN BENCANA DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT :
1.  Menyiapkan bahan penyusunan, perencanaan, pedoman teknis pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan kesiagaan penanganan dan penanggulangan serta bantuan bencana, gangguan dan ancaman bahaya di lingkup kecamatan;
2.  Menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan, bimbingan, pemantauan, pengendalian dan fasilitasi penyelenggaraan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan kesiagaan penanganan dan penanggulangan serta bantuan bencana, gangguan dan ancaman bahaya di lingkup kecamatan;
3.  Melaksanakan evaluasi dan monitoring terhadap penyelenggaraan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan kesiagaan penanganan dan penanggulangan serta bantuan bencana, gangguan dan ancaman bahaya di lingkup kecamatan;
4.  Menyiapkan bahan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan seksi penanggulangan bencana;
5.  Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengumuman Lomba Cipta Inovasi Teknologi Tepat Guna (LCI-TTG) Tahun 2016

Dasar      :    Surat Bupati Lampung Utara Nomor : 412/139/29-LU/2016 Tanggal 07 Maret 2016 Perihal Lomba Cipta Inovasi Teknologi Tepat Guna (LCI-TTG) Tahun 2016. 
Berdasarkan surat tersebut di atas, disampaikan kepada Saudara Kepala Desa se – Kecamatan Sungkai Jaya dan Saudara Kepala SMUN 1 Sungkai Jaya agar berpartisipasi mengikuti lomba dimaksud untuk meningkatkan motivasi dan inovasi Sumber Daya Manusia guna menghasilkan temuan di bidang Teknologi Tepat Guna.  
 Adapun temuan tersebut dibuat dengan memanfaatkan potensi yang ada di daerah baik di bidang pertanian, kehutanan, perikanan, peternakan, industri kecil dan menengah, energi baru dan terbarukan serta teknologi kreatif yang hasilnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya dan bagi daerah pada umumnya.
 
Untuk koordiasi dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Badan PMPD Kabupaten Lampung Utara Cq. Bidang Usaha Ekonomi dan TTG dengan alamat : Kompleks Perkantoran Pemda Lampung Utara jl. Jenderal Sudirman No. 01 Kotabumi Contact Person : Husmala Dewi, SE HP (082186853528), Muslim, SE HP (085307240140).